
Halo Pembaca! Tanpa bermaksud memprovokasi pendukung kedua antivirus lokal ini, saya hanya menjabarkan fitur-fitur sekaligus kelebihan dan kekurangan dari kedua antivirus ini. Tapi itu judulnya provokatif? Kan Cuma judul, isinya egak kok...hehehehe... Oke langsung saja, semenjak munculnya virus-virus produksi dalam negeri a.k.a virus lokal, dimana antivirus bikinan luar negeri kurang bertaring dalam membasminya, maka muncul antivirus produksi dalam negeri yang lebih efektif membasmi virus lokal beserta varian-varianya. Antivirus lokal yang cukup terkenal keampuhanya ada 3, mereka adalah PCMAV, ANSAV dan SMADAV. Saya akan membahas SMADAV dan PCMAV saja, karena saya tidak memiliki ANSAV (download ANSAV terbaru dimana sie?). Saya sendiri sudah memiliki sedikit pengalaman dalam menggunakan PCMAV (saya gunakan sejak versi RC16) dan SMADAV (saya gunakan sejak versi rev. 4). Saya menggunakan PCMAV 2.0d dan SMADAV rev 5 pada perbandingan ini.
User Interface
Buruk rupa, antivirus dibelah (halah!). User interface berperan penting untuk kemudahan,karena berkomunikasi langsung dengan pengguna. Berikut tampilan PCMAV 2.0d...

Tampilan PCMAV didominasi warna kuning-orange (sebenarnya saya lebih suka yang warna biru yang dipake v1 ke bawah). Interface PCMAV cukup komunikatif dan mudah dipahami. PCMAV menampilkan drive, folder dengan jelas dan mirip tampilan windows explorer. Sementara sidebar nya menampilkan opsi-opsi yang dapat dipilih pengguna serta informasi terkait dengan versi antivirus PCMAV. Secara umum, tampilan PCMAV sangat simple, sangat mudah digunakan bagi yang masih awam sekalipun. Bagaimana dengan SMADAV? Berikut screenshotnya...

SMADAV didominasi warna hijau dengan pemilihan menu menggunakan tab-tab (tabbed). SMADAV menampilkan drive, folder yang akan discan dengan cukup komunikatif, hanya saja SMADAV menambahkan bagian ”System Area”. Sidebar SMADAV terdapat dua bagian, yang pertama menampilkan opsi-opsi yang dapat dipilih pengguna untuk melakukan scanning dan yang kedua berisi informasi tentang antivirus SMADAV. Antivirus ini dilengkapi menu-menu yang cukup kompleks, detil namun masih cukup mudah digunakan oleh pemula sekalipun. SMADAV juga dilengkapi dengan bahasa indonesia sehingga cukup komunikatif dengan pengguna yang sebagian besar adalah orang indonesia.